Diakhir tahun 2019 merebak wabah
penyakit yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya.
Virus ini pertama kali ditemukan diwuhan cina. Penyebaran virus ini tergolong
sangat cepat, beberapa negara seperti italia dan amerika merupakan contoh
negara dengan kasus Covid atau sebutan virus Corona paling tinggi (Randy P.F
Hotagaol.2020).
Kasus corona diindonesia pertama kali
ditemukan pada 2 warga depok yang positif terjangkit virus corona dan warga
tersebut dijangkiti oleh warga jepang (syifa hanifah.2020). Dengan munculnya
kasus ini presiden RI Ir. Jokowi Widodo mengumumkan bahwa COVID 19 telah masuk
ke indonesia. Terkait pengumuman presiden maka pemprov kalbar mengeluarkan
surat edaran.
Surat edaran tersebut berlaku dari bulan
maret 2020 sampai batas yang belum dipastikan yang menganjurkan untuk menghindari
kerumunan juga sentuhan fisik dengan orang lain jika tidak diperlukan #LEBIH
BAIK DIRUMAH AJA, dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan terutama dibidang
pendidikan dari tingkat TK,SD,SMP,SMA, bahkan sekolah tinggi agama islam (STAI)
mempawah pun juga diliburkan. Meskipun demikian proses belajar mengajar masih
berlangsung yaitu melalui kuliah online /daring.
Disebabkan menyebarnya wabah corona atau
yang disebut COVID 19 yang sangat cepat menular semua kalangan seperti pekerja
kantoran, para guru dinas bahkan para ibu rumah tangga belanja keperluan
dapurpun harus melakukan kegiatan
melalui daring/online, tak terkecuali bagi para pelajar mau tidak mau harus
melangsungkan pelajaran berbasis daring/online. Hanya dengan kegiatan
menggunakan daring/online ini lah pelajaran bisa melangsungkan pelajaran meski
ditengah-tengah wabah corona atau yang disebut COVID 19 ini beranjut.
Dilakukannya kegiatan daring/online
diberbagai lapisan supaya tidak keluar rumah tapi tetap bisa melakukan kegiatan
seperti biasa, baik itu dikalangan pekerja meskipun diliburkan mereka masih
bisa menghasilkan uang, sedangkan bagi pelajar mereka masih bisa mendapatkan
ilmu dan bisa berdiskusi meskipun diliburkkan yaitu melalui daring/online jangan
sampai semua kalangan diliburkan tapi tidak melakukan apa-apa dirumah(budi
sugandi.2020). Semua ini bertujuan agar bisa memutus mata rantai penyebaran
virus corona atau disebut COVID 19.
Walaupun demikian, menurut mahasiswa/i
dan para dosen kuliah daring/online tidaklah seefektif kuliah tatap muka karena
kuliah online bergantung pada kuota dan jaringan, sedangkan keaktifan mahasiswa/i
sangat berpengaruh terhadap nilai yang akan diberikan oleh dosen selama
berlangsungnya kuliah online. Ketika mahasiswa/i kehabisan kuota otomatis
mahasiswa/i tidak bisa menghadiri kuliah online tersebut, selama kuliah online ini berlangsung pasti
mahasiswa akan mudah kehabisan kuota lagi lagi dan lagi, begitupun dengan jaringan
lebih-lebih bagi mahasiswa/i yang tinggal dipedalaman atau pedesaan pasti
sangat sulit untuk mendapatkan jaringan, bahkan ada yang sampai memanjat pohon
hanya demi mendapatkan jaringan dan menghadiri perkuliahan online, bahkan
dosenpun ada yang kesulitan sinyal.(masriadi.2020).
Tapi, dengan mengunakan metode kuliah
online mahasiswa/i lebih mudah/santai untuk melakukan perkuliahan dimanapun
hanya bermodal hp mahasiswa/i sudah bisa melakukan perkuliahan tidak repot
bolak-balik kekampus lagi lebih-lebih jarak yang ditempuh sangat jauh.(Dimas
bagus almaksumi.2020). Dan bagi mahasiswa/i yang kuliah sambil kerja juga bisa
mendapatkan dua-duanya sekaligus, yaitu kerja sambil kuliah.
Dalam pelaksaan kuliah online kita hanya
berpatokan kepada koneksi internet jika jaringan internet lemah atau lambat
maka proses pembelajaran akan terganggu. Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang
memiliki tempat tinggal didaerah pedasaan? Maka dari itu mahasiswa mengharapkan
kebijakan pemerintah mampu bekerjsama dengan kementrian komunikasi dan informatika dalam
memperbaiki sistem jaringan dan mampu menjangkau daerah daerah pedasaan maupun
pedalaman, sehingga masyarakat didesa tersebut tidak ketinggalan informasi
maupun pengetahuan dari dunia luar.
Bahkan dengan kemampuan jaringan
internet maupun jaringan ponsel bisa masuk ke daerah pedalaman atau pedesaan
akan mempermudah anak-anak dari desa tersebut mengakses materi dari dalam rumah
dan tidak perlu keluar hanya untuk mencari jaringan saja atau pun pergi kecafe
hanya untuk mendownload atau segala apa pun yang terkait pendidikan.
Wabah penyakit ini bisa diatasi dengan
kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Kebijakan pemerintah dalam
mengeluarkan surat edaran terkait kesiap siagaan
menghadapi wabah penyakit COVID 19. Wujud dari kerja sama masyarakat yaitu
dengan mentaati aturan pemerintah untuk berdiam diri dirumah dan melakukan segala aktivitas didalam rumah
seperti bekerja, beribadah, dan belajar seperti kuliah online yang berlangsung
saat ini. Diharapkan semua akan kembali seperti semula dan bisa beraktivitas
normal kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar