Sabtu, 02 Mei 2020

KULIAH ONLINE/ DARING


Diakhir tahun 2019 merebak wabah penyakit yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya. Virus ini pertama kali ditemukan diwuhan cina. Penyebaran virus ini tergolong sangat cepat, beberapa negara seperti italia dan amerika merupakan contoh negara dengan kasus Covid atau sebutan virus Corona paling tinggi (Randy P.F Hotagaol.2020).
Kasus corona diindonesia pertama kali ditemukan pada 2 warga depok yang positif terjangkit virus corona dan warga tersebut dijangkiti oleh warga jepang (syifa hanifah.2020). Dengan munculnya kasus ini presiden RI Ir. Jokowi Widodo mengumumkan bahwa COVID 19 telah masuk ke indonesia. Terkait pengumuman presiden maka pemprov kalbar mengeluarkan surat edaran.
Surat edaran tersebut berlaku dari bulan maret 2020 sampai batas yang belum dipastikan yang menganjurkan untuk menghindari kerumunan juga sentuhan fisik dengan orang lain jika tidak diperlukan #LEBIH BAIK DIRUMAH AJA, dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan terutama dibidang pendidikan dari tingkat TK,SD,SMP,SMA, bahkan sekolah tinggi agama islam (STAI) mempawah pun juga diliburkan. Meskipun demikian proses belajar mengajar masih berlangsung yaitu melalui kuliah online /daring.
Disebabkan menyebarnya wabah corona atau yang disebut COVID 19 yang sangat cepat menular semua kalangan seperti pekerja kantoran, para guru dinas bahkan para ibu rumah tangga belanja keperluan dapurpun  harus melakukan kegiatan melalui daring/online, tak terkecuali bagi para pelajar mau tidak mau harus melangsungkan pelajaran berbasis daring/online. Hanya dengan kegiatan menggunakan daring/online ini lah pelajaran bisa melangsungkan pelajaran meski ditengah-tengah wabah corona atau yang disebut COVID 19 ini beranjut.   
Dilakukannya kegiatan daring/online diberbagai lapisan supaya tidak keluar rumah tapi tetap bisa melakukan kegiatan seperti biasa, baik itu dikalangan pekerja meskipun diliburkan mereka masih bisa menghasilkan uang, sedangkan bagi pelajar mereka masih bisa mendapatkan ilmu dan bisa berdiskusi meskipun     diliburkkan yaitu melalui daring/online jangan sampai semua kalangan diliburkan tapi tidak melakukan apa-apa dirumah(budi sugandi.2020). Semua ini bertujuan agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona atau disebut COVID 19.
Walaupun demikian, menurut mahasiswa/i dan para dosen kuliah daring/online  tidaklah seefektif kuliah tatap muka karena kuliah online bergantung pada kuota dan jaringan, sedangkan keaktifan mahasiswa/i sangat berpengaruh terhadap nilai yang akan diberikan oleh dosen selama berlangsungnya kuliah online. Ketika mahasiswa/i kehabisan kuota otomatis mahasiswa/i tidak bisa menghadiri kuliah online tersebut,  selama kuliah online ini berlangsung pasti mahasiswa akan mudah kehabisan kuota lagi lagi dan lagi, begitupun dengan jaringan lebih-lebih bagi mahasiswa/i yang tinggal dipedalaman atau pedesaan pasti sangat sulit untuk mendapatkan jaringan, bahkan ada yang sampai memanjat pohon hanya demi mendapatkan jaringan dan menghadiri perkuliahan online, bahkan dosenpun ada yang kesulitan sinyal.(masriadi.2020).
Tapi, dengan mengunakan metode kuliah online mahasiswa/i lebih mudah/santai untuk melakukan perkuliahan dimanapun hanya bermodal hp mahasiswa/i sudah bisa melakukan perkuliahan tidak repot bolak-balik kekampus lagi lebih-lebih jarak yang ditempuh sangat jauh.(Dimas bagus almaksumi.2020). Dan bagi mahasiswa/i yang kuliah sambil kerja juga bisa mendapatkan dua-duanya sekaligus, yaitu kerja sambil kuliah.
Dalam pelaksaan kuliah online kita hanya berpatokan kepada koneksi internet jika jaringan internet lemah atau lambat maka proses pembelajaran akan terganggu. Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang memiliki tempat tinggal didaerah pedasaan? Maka dari itu mahasiswa mengharapkan kebijakan pemerintah mampu bekerjsama dengan  kementrian komunikasi dan informatika dalam memperbaiki sistem jaringan dan mampu menjangkau daerah daerah pedasaan maupun pedalaman, sehingga masyarakat didesa tersebut tidak ketinggalan informasi maupun pengetahuan dari dunia luar.
Bahkan dengan kemampuan jaringan internet maupun jaringan ponsel bisa masuk ke daerah pedalaman atau pedesaan akan mempermudah anak-anak dari desa tersebut mengakses materi dari dalam rumah dan tidak perlu keluar hanya untuk mencari jaringan saja atau pun pergi kecafe hanya untuk mendownload atau segala apa pun yang terkait pendidikan.
Wabah penyakit ini bisa diatasi dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Kebijakan pemerintah dalam mengeluarkan surat edaran terkait kesiap        siagaan menghadapi wabah penyakit COVID 19. Wujud dari kerja sama masyarakat yaitu dengan mentaati aturan pemerintah untuk berdiam diri dirumah  dan melakukan segala aktivitas didalam rumah seperti bekerja, beribadah, dan belajar seperti kuliah online yang berlangsung saat ini. Diharapkan semua akan kembali seperti semula dan bisa beraktivitas normal kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar